Berita Media

16 December

Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia Akkop sebelum Kresek

Written by 

 

PT. Advansia Indotani : Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia Akkop sebelum Kresek

Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia Akkop sebelum Kresek

Info pertanian : Hawar Daun Bakteri/Kresek

Penyakit hawar daun bakteri (HDB) merupakan salah satu penyakit padi utama yang tersebar di berbagai ekosistem padi di negara-negara penghasil padi, termasuk di Indonesia. Penyakit disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo).

Bila serangan terjadi pada awal pertumbuhan, tanaman menjadi layu dan mati, gejala ini disebut kresek. Gejala kresek sangat mirip dengan gejala sundep yang timbul akibat serangan penggerek batang pada fase tenaman vegetatif. Pada tanaman dewasa penyakit hawar daun bakteri menimbulkan gejala hawa (blight). Baik gejala kresek maupun hawar, gejala dimulai dari tepi daun, berwarna keabu-abuan dan lama-lama daun menjadi kering.

Dampak serangan dari penyakit kresek dapat mengakibatkan kehilangan hasil panen sampai 70%.

Saran pengendalian :

1. Penanaman Benih dan bibit sehat

2. Untuk memberikan kondisi lingkungan yang kurang mendukung terhadap perkembangan penyakit HDB sangat dianjurkan tanam dengan system Legowo dan .menggunakan system pengairan secara berselang (intermitten irrigation)

3. Pemupukan . Pupuk Nitrogen berkorelasi positif dengan keparahan penyakit HDB. Artinya pertanaman yang dipupuk Nitrogen dengan dosis tinggi menyebabkan tanaman menjadi lebih rentan dan keparahan penyakit lebih tinggi. Sebaliknya dengan pupuk Kalium menyebabkan tanaman menjadi lebih tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri

4. Pencegahan . Untuk daerah endemik penyakit HDB disarankan menanam varietas padi yang memiliki ketahanan terhadap penyakit HDB

5. Mengunakan bakterisida secara bijaksana

Advansia Indotani mempunyai bakterisida yang cocok untuk mengendalikan penyakit Hawar daun bakteri/Kresek yaitu Bakterisida Akkop 250 SC. Dengan bahan aktif dan formulasi terkini melindungi tanaman dari serangan Kresek. Waktu Aplikasi yang tepat untuk pencegahan yaitu 45,65 HST dengan konsentrasi 15-30 ml/ 15L disetiap Aplikasi.

Read 404 times Last modified on Friday, 31 January 2020 07:56
Rate this item
(0 votes)