• indo@advansia.com
  • 021 505 602 60

Karnaval Advansia Nganjuk: Sinergi AICS untuk Bawang Merah

NGANJUK, JAWA TIMUR – Menyebut nama Nganjuk, ingatan kita tak akan lepas dari hamparan permadani hijau beraroma khas: bawang merah. Sebagai salah satu sentra utama penghasil rempah Nusantara, petani bawang merah di Nganjuk selalu dihadapkan pada ritme alam yang tak pasti. Cuaca ekstrem, serangan ulat, hingga penyakit jamur kerap menjadi "keresahan" yang menghantui di setiap musim tanam.

Karnaval Advansia Nganjuk

Menjawab kegelisahan tersebut, PT Advansia Indotani tak sekadar datang membawa janji, tetapi membawa bukti nyata. Bertempat di Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, sebuah perjumpaan hangat dan penuh makna digelar, merangkul para pahlawan pangan lokal untuk bersama-sama mencari jalan keluar terbaik bagi pertanian bawang merah mereka.

Perjumpaan Lintas Wilayah di Jantung Nganjuk

Acara kali ini terasa sangat istimewa karena mempertemukan berbagai elemen penting dalam satu panggung. Dari pusat (Jakarta), hadir langsung jajaran manajemen, yakni Bapak Suhendi selaku National Sales Manager, Ibu Sela selaku Product Development Manager, serta Bapak Indon dari Sumitomo, yang datang untuk mendengar langsung suara hati dan kondisi nyata para petani di Nganjuk.

Dukungan penuh juga mengalir dari tim lapangan Advansia yang turun gunung dengan kekuatan penuh. Mulai dari tim Jatim Barat, Jatim Pantura, perwakilan Jatim Tengah, hingga CE Jatim Timur, semuanya berbaur menjadi satu.

Karnaval Advansia Nganjuk

Tentu saja, acara ini tak akan berjalan tanpa sinergi erat dengan pahlawan lokal. Dukungan tak ternilai hadir dari Perwakilan Desa Ngadiboyo, penyuluh dari BPP Rejoso, serta mitra strategis yang menjadi garda terdepan kebutuhan petani: Kios Sri Rejeki, Kios Cahaya Tani, dan Kios Sedulur Tani.

Dari Keresahan Menjadi Keyakinan: Edukasi AICS dan Bukti Lahan

Karnaval Advansia Nganjuk

Acara inti tidak melulu soal presentasi di bawah tenda, melainkan turun langsung merasakan tanah dan melihat dedaunan. Para petani diajak untuk melihat langsung hasil

Karnaval Advansia Nganjuk - AICS (Advansia Integrated Crop Solution)

Di tengah sesi edukasi yang interaktif, Advansia memperkenalkan konsep AICS (Advansia Integrated Crop Solution). Sesi ini sengaja dirancang dari hati ke hati untuk membedah keresahan yang paling sering dirasakan petani Ngadiboyo—mulai dari serangan ulat grayak yang ganas, cuaca lembap yang memicu pucuk kuning, hingga biaya perawatan yang membengkak. AICS hadir sebagai paket solusi cerdas, terpadu, dan efisien.

Untuk mengawal bawang merah Nganjuk agar tumbuh paripurna, Advansia menghadirkan empat "senjata" andalan dalam program AICS kali ini:

  • Xentari: Solusi biologis yang tangguh untuk melumpuhkan ulat tanpa merusak keseimbangan alam.
  • Athos: Perlindungan ekstra untuk mencegah ulat bandel yang mengancam kualitas daun.
  • Amira: Anti Stress yang mengawal tanaman dengan perlindungan paripurna di masa-masa kritis pertumbuhan.

Akuzole: Fungisida andalan yang memastikan daun bawang merah tetap hijau, bersih, dan bebas dari ancaman jamur perusak di tengah cuaca yang tak menentu.

Gemuruh Tari Barong: Simbol Kekuatan Petani Nganjuk

Karnaval Advansia Nganjuk - Tari Barong

Sadar bahwa bertani adalah paduan antara kerja keras dan pelestarian budaya, acara ini semakin pecah dengan pertunjukan Tari Barong. Hentakan musik dan tarian magis dari sosok mitologis raksasa ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan simbol kekuatan, keberanian, dan semangat para petani Nganjuk dalam menolak bala (hama penyakit) dan menjaga asa untuk panen raya.

Melalui perjumpaan di Ngadiboyo ini, Advansia kembali menegaskan posisinya: bukan sekadar penyedia produk pertanian, melainkan keluarga dan mitra bertumbuh. Dengan penerapan AICS yang tepat, dukungan kios-kios lokal yang sigap, dan semangat pantang menyerah khas petani Nganjuk, masa depan bawang merah yang merah merona, besar, dan bernilai tinggi bukan lagi sekadar impian.

 

Advansia Maju, Petani Makmur!